Zidane Meminta kepada Anak Asuhnya Untuk Bertarung Mati-Matian Di Laga Final

Pasang Dulu – Zinedine Zidane meminta para pemain Real Madrid bertarung mati-matian dalam final Liga Champions. Semangat tentara Sparta dalam film 300 menjadi insiprasinya.
Madrid akan berebut trofi Liga Champions dengan Juventus di Cardiff pada Minggu (4/6/2017) dinihari WIB. El Real tinggal berjarak satu laga lagi untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions sebagai rekor yang belum pernah sekalipun dibuat
Bukan hanya rekor klub, tapi gelar juara akan menjadikan Zidane sebagai pelatih pertama yang menjadi juara Liga Champions dua musim beruntun. Selain itu, gelar juara itu bakal membuat Madrid kembali untuk mencatatkan diri meraih gelar juara liga dan level Eropa satu musim sejak 59 tahun lalu.
Demi mendapatkan sukses itu Zidane tak hanya menggeber persiapan fisik dan teknik. Dia juga menyuntikkan motivasi agar anak asuhnya tampil spartan sejak menit pertama.
Zidane menggunakan kalimat dalam orasi Dilios, tangan kanan Raja Sparta Leonidas, dalam film 300. Sebuah film yang dirils tahun 2006 itu menggambarkan kisah Leonidas dari Sparta dan 300 pasukannya yang bertarung habis-habisan menghadapi pasukan Persia yang dipimpin Raja Xerxes.
Cara itu dinilai Zidane sebagai jalan yang cukup efektif. Apalagi, dia bukan sosok pelatih yang gemar melakukan pidato yang menggebu-gebu. Zidane adalah sosok yang kalem, baik di luar atau dalam lapangan.Menurut laporan Marca, Zidane menirukan orasi itu dengan menyebut kalau saat ini Madrid sedang melawan dunia. Saat ini seisi dunia ingin melihat Madrid gagal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *